Ke lembah berdanau biru itu
Dengan sebatang pohon disisinya
Aku menunggumu
Aku mengenakannya, sayang
Gaun satin biru yang kamu berikan
Di tengah padang rumput yang berangin itu
Aku menunggumu
Hingga senja tiba
Dan matahari kembali ke peraduannya
Hingga bulan pun muncul menemaniku
Aku tetap menunggumu
Saat malam turun
Dan satin biruku basah oleh peluh
Kupandang langit biru yang membentang di kepalaku
Pada sang rembulan ku berucap,"Aku menunggunya ..."
Aku disini, sayang
Menantimu dengan segenap harapan
Yang mengajakku kembali
Menelusuri relung kalbu cinta kita
Namun hatimu beku
Dingin dan sekeras batu
Ingin kuraih dan segera kucairkan
Dengan air kasih sayang yang dulu kau dambakan
Walau kau menolak dengan segenap hati
Aku tak peduli.
Aku mengenalmu, sayang
Sebagai ksatria baja yang tak pernah lelah
Dengan pedang perak yang kau sandang
Guna melindungiku dari badai
Aku mengenalmu, sayang
Sebagai kapal yang tak pernah karam
Walau diterjang jutaan gelombang
Yang memaksamu 'tuk menepi
Kini kau asing bagiku, sayang
Dengan pedang yang kini kau ayunkan kepadaku
Dan gelombang yang kau hantam untuk menyeretku
Seolah kau telah mati, sayang
Kau hanya tertidur panjang
Dan disinilah aku 'tuk membangunkanmu
"One of My Secrets ..."