Pages

Sunday, January 12, 2003

Kasihi aku

Jika kamu adalah sepucuk harapan semu
Dapatkah ku telusuri dengan penuh hati?
Biarlah jatuh.
Asa layangkan sukma.
Keras hatiku. Sayang.
Melembut tersepuhkan indahmu.
Tak dapatkah kumiliki dirimu?
Untuk satu dua kejap kerlip bintang di langit kelamku.
Hilangkan sakit sanubari terus melara, Dindaku.
Hapuskan.
Cukup kering sakit dikandung dada.
Penuhi inginku.
Putri pemilik kecantikan tanpa cela.
Kasihi aku.
Kamu cantik, bidadari.
Sampaikah tanganku meraihmu ?
Jawabmu: "Tak akan pernah".
Lalu, biar kupeluk serpih harum tubuhmu.
Hingga larut dalam sepoi desahku.
Keindahanmu tiada terbatas.
Sampai aku terkapar merindu,
Dengar bunga mawar layu di jemari.
Sampai kapan aku dapat berpaling darimu?
Jawabmu: "Tak akan pernah".

No comments: