Pages

Sunday, June 30, 2002

PRASASTIMU ...

semerbak bunga-bunga tiada hilang
saat alas kaki masih basah
dengung bergumam mengiang
aku hanya tertunduk tanpa tulang

betapa prasasti yang menancap ditanah merah
masih tergambar nyata dalam setiap jengkal tanah terpijak
betapa alur alir air mata masih membekas kering

ingin rasanya menyatu dalam nafasmu
dalam ruang waktu yang tak tertentu
hanya doa tersembur tiap gerak sujudku
semoga ada yang abadi diantara semerbak kamboja

kau pernah lepaskan sendi-sendi tulangku
dan karenamu pula sendi-sendi ini kembali menyatu

damailah,...
beribu lembar tentangmu terukir dikalbu
menjadi bait-bait membatu
yang kupahat dengan mata pisau hatimu


No comments: