Pages

Friday, July 28, 2006

saat pujangga terluka
seketika airmata jadi rangkaian kata-kata
mencoba ungkapkan rasa
yang terkadang tak mampu terucap
harap lara hati dapat mereda
dengan rangkain kata-kata

saat luka hati mengangga
dan tak ada yang bisa hilangkan duka
pujangga mencoba bercerita
melalui rangkaian kata-kata
kepada dunia
tentang segala kekejaman cinta
dan segala kebenarannya
ingin semua mengerti
nestapa hati

cobalah mengerti
kalau pujangga ini bukan minta belas kasihanmu
hanya coba menyusun bait dengan indah
walau bercerita tentang sesuatu yang nestapa
agar pahit ini walau masih bisa kau rasa
walau sudah bersalut gula

saat pujangga terluka
air mata berubah jadi mutiara
mengeras dan abadi
tak mudah terlupa ...

No comments: