Cinta Tiada Bertepi ...
Sulit bagiku untuk mengucapkan cinta
Tapi aku mencintaimu seperti embun
Yang tergelincir di lereng hati
Menetesi rimbun cemara kehidupan*
Aku mencintaimu ...
Dengan kesepakatan antara iblis dan malaikat
Yang berseteru bersenjatakan dendam dan air mata
Mempertentangkan hidup dan matiku*
Aku mencintaimu ...
Layaknya serakan sampah jalanan kota
Yang merindukan api pembakaran
Tuk diperabukan lalu memberi makan benih baru*
Aku mencintaimu ...
Dengan kecemasan Gurun Sinai
Mata air yang parau yang menyanyikan lagu kehidupan
Dalam pengembaraan nan jauh*
Aku mencintaimu ...
Layaknya surga merindu orang shaleh
Kala kematian menuntunnya dengan mesra
Hidup pun tiada lagi berarti*
Aku mencintaimu ...
Dengan separuh senja yang telah berlalu
Mengisinya dengan janji matahari
"Harap 'ku temui engkau esok pagi"
No comments:
Post a Comment