Jauh... pijakmu dari pijakku
Jauh wujudmu dari sisiku
kuterawang setiap sisi hidupmu
untuk mencari diri yang pernah ada dalam sisi hidupmu
Ketika malam membelai rasa yang makin tak terkira
ketika gelap melingkup hati yang makin tertutup
Ketika dingin menusuk jiwa yang sedang mengiba
Angin bergerak hendak berontak
Hujan mencerca seakan ikut berkuasa
Halilintar berebut seolah mereka tak pernah takut
Runtuh..semua kekuatan dan keabadian
Hilang segala harapan dan kehidupan
Lenyap semua yang ada dalam angan
habis segala kesadaraan yang merekat erat dalam badan
Kutunggu detik bergerak kearah detik lainnya
kunanti pagi sampai waktu tak berhenti
Aku menanti......
Walau diri sudah tak berarti
Aku menunggu
saat waktu menjemput ajalku
Sia...siakah..aku menantimu....?
No comments:
Post a Comment