Le Prairie Dan Bunga Manja
Aku luangkan setangkup detak waktu
Untuk menyepi dengan diriku
Bukan di Room Of Sorrow
Namun di samping pohon eik hijau
Di tengah Le Prairie dimana dia tumbuh
Menghidup sepoi angin tersapu
Hirup! Agar paru – paruku penuh
Hidup! Mengaliri setiap venaku
Agar hati beku ku mengeluh
Memerah dia dahulu
Berdenting di kemudian waktu
'Ku letakkan Mawar Merah Jambu
Pecahan dirimu lampau
“Bunga ini manja sekali ...” desaumu santun
“Iya. Manja sepertimu …”
Dan kamu pun tersipu
Bunga ini tumbuh dengan indah, bidadari
Aku memupukinya dengan abu surat-surat cintamu
Yang kubungkus dengan helai saputangan satin
Tempat air matamu tercurah
Setiap kali Cinta menyiksa hatimu yang rapuh
Seperti desahmu di kupingku,
Setiap kamu lelah bermain di antara Bunga Manja,
“Bunga akan bertambah indah bila dipupuk dengan kenangan."
Sekarang aku tersenyum.
Kenangan menyakitkan, bidadari.
Entah mengapa aku membiarkannya tumbuh.
No comments:
Post a Comment