Di tengah malam yang sunyi membisu,
Hati terjebak dalam benang-benang waktu.
Langit gelap tak ada bintang menari,
Aku terhanyut, tak tahu kemana diri ini.
Kalut merayap perlahan,
Mengguncang jiwa yang dulu tenang.
Pikiran berserak bagaikan debu di udara,
Entah dimana ku harus menambatkan rasa.
Suara-suara berbisik, menggema di kepala.
Menggoyahkan langkah yang dulu penuh dengan makna.
Apakah ini badai yang tak pernah usai ?
Ataukah hanya bayang-bayang yang tersisih di tepi ?
Aku mencari tenang di antara gaduh,
Namun kabut selalu menyelubungi luruh.
Dimanakah ujung dari jalan nan gelap ?
Akankah 'ku temukan jawaban di balik kabut tebal ini ?
Namun meski kalut menguasai hati,
Ada cahaya kecil yang tak berhenti menyala.
Meski redup, dia tak pernah padam,
Memberi harapan di tengah malam yang kelam.
No comments:
Post a Comment