Pages

Sunday, September 17, 2006

tidak ada rindu yang indah
ia indah dengan siksa didalamnya
ia sakiti jiwa dan raga kita
dengan pesona dan keindahannya

hingga kita mengakui keberadaannya
dengan rasa sakit yang tak berhingga
lalu muncullah persaan cinta
suatu tranformasi bentuk yang sempurna

mengalahkan rasa sakit yang dirasa
hingga jiwa berkata sakiti aku selamanya
agar aku dapat merasakan cinta
dan tak mudah merelakannya

No comments: