Ada penjara dihatiku
Berdebu lapuk lantaran kosong berlaksa windu
Hanya berhunikan desahan bayu
Rindu akan hadirnya seorang tawanan kalbu
Letaknya tepat ditengah hatiku
Diseberang sungai abu-abu yang mengalir menuju jiwa..
Tempat dimasa lalu aku sering datang,
tegak ditepinya menampi mimpi...
Kini,
Vonis sudah dijatuhkan,
kau sudah jadi tersangka utama
Atas tuduhan pencurian cintaku yang semata wayang..
Kunci-kunci sudah diganti
Engsel pintu besi sudah diminyaki
Lubang-lubang sudah ditutup rapat
Kau tidak akan mampu meloloskan diri, kekasih...
Tak akan pernah kubiarkan...
Sampai batas waktu yang kita tak pernah tahu...
Aku cinta kamu ...
No comments:
Post a Comment