mata hati terpejam saat desah-desah hangat menyapa
bayanganmu datang bersandar dipelukan
wajah ayu keibuan kupandang dengan mata hatiku yang sayu
endapan kerinduan terkikis desah-desah wangimu
yang membanjiri tiap relung hatiku
erat kau peluk tanpa rasa kasat
namun hatiku menderu menindih hatimu
dan kau biarkan jemari lembut hatiku menjelajahi hatimu
kemudian kita sampai di puncak alphen yang menyejukkan
dan disana kau buahi rindu yang menggebu
tanpa kata ...
No comments:
Post a Comment