resah jiwaku melemah
menanti bias yang kupancarkan bersama pagi
waktu tak mau menunggu langkah menuju senja kubahku
jiwaku lelah mencari tahu
Mungkinkah satu tanya kan terjawab
bersama senja datang menyambut sang bulan
atau hanya benang basah yang kau bentangkan
antara pagi dan petang
jiwaku duduk memandang bintang dari teras hati
tanpa rembulan
Mengapa arti itu kau sisipkan
pada tatap dan senyummu saat pagi
mengapa janji itu kau ucapkan
bersama terbitnya fajar
Mungkin cinta hanya sebatas angan
biar jiwaku duduk sendiri diteras hati
menanti rembulan
rembulan angan ...
No comments:
Post a Comment