Pencarianku terhenti dilautan
tubuhku gemetar hatiku bergetar
engkaukah yang diatas mercusuar tengah lautan ?
melambaikan tangan menetaskan kekaguman
senyum mengembang bagai sinar rembulan
rambut terurai bak mayang putri impian
gumam nyanyian kerinduanmu dibawa ombak lautan
berdebur ringan lahirkan buih putih kasih sayang
di tuai pantai tempatku mematung kagum
engkaukah yang menebar pesona diladang hatiku ?
hingga teropong hati mengarah tepat ke wajahmu
yang ayu bak puteri salju
Pencarianku terhenti dipantai
mengumpulkan buih ombak yang kau cipta dari gumam nyanyianmu
kualirkan bersama darah ke jantung hatiku
menyemai pesona yang engkau taburkan diladang hatiku
berharap tunas-tunas kehidupan baru
Turunlah dari singgasanamu diatas mercusuar tengah lautan
sapalah wujudku dengan wujud sinarmu
hingga hati yang lama dijajah kabut kelam kembali cerah tak layu
bukanlah jiwamu ingin kuraih, hanya secercah cahya senyummu ingin ku rasa
kutahu, aku hanyalah nyiur dipantai
yang hanya mampu pandangi dan kagumi keberadaanmu
hanya bisa melambaikan tangan sepanjang waktu
tanpa bisa sentuh jiwamu yang jauh ditengah lautan
Wahai jiwa yang memberi pesona
kabarkan padaku tentang keindahan lautan
hingga aku tahu apa yang harus kunyanyikan untuk ombak yang kau utus
Wahai jiwa yang menanam kerinduan
kabarkan padaku tentang kedalaman lautan
yang berhias binar-binar gemintang dan keelokan wajah rembulan laut
hingga kerinduanku tentangmu mampu kutulis menjadi sajak dan lagu
yang kan kubacakan dengan hati saat siang dan
kunyanyikan saat jiwa memetik harpanya
untukmu,
karna pesonamulah ku merindu
No comments:
Post a Comment