Pages

Wednesday, May 7, 2008

Bayanganku menjelma merah
menjadi warna matamu saat kau tersedak langkah
aku hadir dimatamu merasakan sesak
aku hadir saat ini kekasih
ku ingin ikut rasakan sesak menusuk ujung dadamu
kemudian aku menjelma menjadi tirta untukmu

Bayangku menjelma merah
menjadi warna darahmu saat tergores ranting kering sisi jalanmu
aku hadir kembali merasakan sakit goresan pada kulitmu
kulitmu yang tergores warnaku yang mengalir
aku hadir saat ini kekasih
ku ingin ikut rasakan perih luka menjadi rintihanmu
kemudian aku balut lukamu

Bayanganku menjelma keringat
menjadi penat di tubuhmu saat kau lelah berjalan
aku hadir pada pori-pori
kuingin ikut rasakan lelahmu
kemudian aku menjadi angin sejuk sepoi

Bayanganku menjelma dalam mimpimu
tuntaskan endapan rindumu berikan sejuta harapan tak semu
aku hadir ingin warnai asamu dengan tinta kasihku
melukis harimu menjadi keindahan
ku ingin selalu ada ditiap langkahmu

Bayanganku menyanyikan Lagu Cinta Aksara Hati
melemaskan rindumu yang menegang ditekan waktu
bayanganku memeluk jiwamu
lunturkan keraguan yang terbersit

Yakinlah kekasih,
tiada tempat seindah taman hatimu
tiada lagu seindah tawamu
tiada cahaya seindah binar matamu
tiada fajar seindah senyummu
Tiada keindahan tanpa cintamu

No comments: