TULUS
Jiwamu tidaklah menakutkan, tapi mempesonakan
jiwaku ingin merangkul jiwamu yang menyilaukan
tapi mata ini tak kuasa menahan tajamnya cahyamu
jiwaku ingin merangkul jiwamu yang merentangkan tangan
tapi tangan ini tak kuasa merentang menerima sambutmu
kromosom-kromosom pergi meninggalkan tulang belulangku
hingga tanganku lunglai bak tak bertulang
cintaku tak sepicik gambaranmu
cintaku tulus tergali dari mata air cinta dijauh kaki gunung hatiku
dan aku selalu merasakan betapa cintaku adalah memberi tanpa pamrih pada jiwamu
aku mengabdi pada cintamu
jangan membenciku dengan inginmu
karena itu adalah siksaan terberat bagi jiwaku
aku hanya ingin kau tahu,
bahwa aku mencintaimu dengan sepenuh jiwaku
bahwa aku mencintaimu dengan cintaku bukan dengan inginku
aku adalah semak-semak tumbuh dibelantara hatimu
maka biarkanlah aku menjadi titik-titik penyambung garis jalan setapak.
No comments:
Post a Comment